Memahami Delta T: Kunci Diagnosa Chiller Industri
Mengapa chiller tidak dingin padahal kompresor menyala? Jawabannya seringkali ada pada Delta T. Memahami selisih suhu air adalah cara tercepat mendeteksi masalah pada sistem pendingin Anda.
Apa itu EWT, LWT, dan Delta T?
Sebelum masuk ke rumus, kita harus memahami istilah dasarnya:
EWT (Entering Water Temp)
Suhu air yang **kembali** dari gedung/mesin masuk ke dalam chiller untuk didinginkan.
LWT (Leaving Water Temp)
Suhu air yang **keluar** dari chiller setelah didinginkan untuk dikirim kembali ke sistem.
Delta T ($\Delta T$)
Selisih atau jarak suhu antara EWT dan LWT. Inilah indikator beban pendinginan.
Rumus Sederhana Delta T
EWT – LWT = Delta T
Standar Industri: Umumnya, Chiller yang efisien bekerja dengan Delta T sekitar 5 Derajat Celcius (10 Derajat Fahrenheit).
Membaca Masalah dari Delta T
| Kondisi Delta T | Kemungkinan Masalah | Solusi |
|---|---|---|
| Terlalu Rendah (< 3°C) | Aliran air terlalu cepat atau low load. | Cek setting pompa (GPM) dan sensor suhu. |
| Terlalu Tinggi (> 7°C) | Aliran air terhambat atau unit kurang kapasitas. | Cek filter/strainer atau lakukan Descaling Chiller. |
| LWT Tidak Turun | Masalah kompresor atau refrigerant. | Pengecekan kompresor ac lemah oleh teknisi. |
Butuh Audit Efisiensi Chiller?
Optimalkan sistem pendingin pabrik Anda dengan bantuan tim ahli CV Rahmat Tata Udara. Kami menyediakan jasa inspeksi parameter teknis chiller secara menyeluruh.
Konsultasi Teknis Chiller