Kompresor adalah komponen termahal dalam sistem HVAC industri. Memahami gejala kompresor ac lemah sejak dini dapat menyelamatkan perusahaan dari biaya penggantian unit baru yang mencapai ratusan juta rupiah.
Tanda Utama Kompresor Perlu Penanganan Serius
Suara & Vibrasi Tak Wajar
Suara kasar atau berisik (knocking) seringkali merupakan indikasi bearing yang aus atau adanya liquid slugging yang merusak katup kompresor.
Perubahan Warna Oli
Oli yang menghitam atau berbau menyengat menandakan adanya kontaminasi asam. Jika dibiarkan, asam ini akan mengikis isolasi gulungan motor (burn out).
Mengapa Oli Kompresor Harus Diganti Secara Berkala?
Oli pada kompresor chiller berfungsi ganda: sebagai pelumas mekanik dan sebagai pendingin gulungan motor. Penurunan kualitas oli akan menyebabkan:
- Peningkatan Gesekan: Suhu kompresor naik drastis (overheat).
- Ampere Tinggi: Motor bekerja lebih berat, memicu ac boros listrik.
- Penyumbatan Ekspansi: Lumpur oli (sludge) dapat menyumbat lubang orifice pada TXV.
Rekomendasi Interval Perawatan Kompresor
| Jenis Pekerjaan | Interval (Jam Kerja) | Keterangan |
|---|---|---|
| Analisis Lab Oli | 2.000 – 4.000 Jam | Pengecekan Viskositas & Asam |
| Ganti Filter Drier & Oli | 8.000 Jam | Wajib dilakukan pasca perbaikan kebocoran |
| Minor Overhaul | 15.000 – 20.000 Jam | Pengecekan Valve & Gasket |
| Major Overhaul | 40.000 Jam | Penggantian Bearing & Re-winding jika perlu |
Cegah Kerusakan Total Kompresor Anda
Tim CV Rahmat Tata Udara memiliki spesialisasi dalam overhaul kompresor tipe Piston, Scroll, hingga Screw dengan prosedur vakum standar tinggi.
